Misano kehilangan Rossi dan corak helm istimewanya

Akan ada yang kurang pada pergelaran Grand Prix MotoGP di Misano, Italia, pada akhir pekan nanti. Jagoan tuan rumah, Valentino Rossi, dipastikan tidak akan memacu motor Yamaha YZR-M1 miliknya karena masih dalam masa penyembuhan usai operasi pada kaki kanannya yang patah.

Karena absennya The Doctor, para penggemar Rossi dan MotoGP pun kehilangan kesempatan melihat salah satu ritual sang pebalap. Setiap berlaga di kandang --Mugello dan Misano--, Rossi selalu memamerkan helm baru bercorak khusus.

Desain berbeda dipakai untuk menonjolkan tema tertentu untuk menyampaikan pesan kepada Rossifumi--sebutan untuk penggemar Rossi-- saat membalap di rumah sendiri.

Pada GP Mugello lalu, misalnya, Rossi mengenakan helm dengan desain angka 469 dan gambar seorang pemain sepak bola. Angka 469 dipasang untuk menghormati pebalap Nicky Hayden, pengguna nomor 69, yang meninggal pada 22 Mei 2017 setelah mengalami kecelakaan saat latihan bersepeda di Rimini, Italia, lima hari sebelumnya.

Sementara, gambar pesepak bola itu untuk menghormati pemain legendaris Italia dan klub AS Roma, Francesco Totti yang gantung sepatu.

Kali ini, cedera menghalangi Rossi untuk memamerkan desain helm dengan pesan tertentu yang ingin disampaikannya di Misano World Circuit Marco Simoncelli.

Gambar pada helm pebalap berusia 38 tahun itu biasanya dirancang oleh Aldo Drudi dari Drudi Performance.

Aldo Drudi, pemilik Drudi Performance yang merupakan desainer helm Rossi, mengaku sedih karena batal memamerkan corak spesial helm The Doctor di Misano World Circuit Marco Simoncelli.

Sebelum kecelakaan, ia bercerita, The Doctor dengan tim Drudi telah melakukan beberapa kali pertemuan untuk membahas corak spesial untuk helm yang akan dikenakan pada GP Misano.

Sayangnya insiden tersebut membuat Drudi dan tim harus menghentikan proyek membuat helm dengan corak khusus itu.

"Sungguh menyedihkan karena kami telah memiliki beberapa ide (corak helm, red.) yang lebih bagus dari biasanya tetapi tidak bisa diwujudkan," kata Drudi kepada GPOne.

"Tetapi cedera ini tidak akan membuat Rossi pensiun. Saya yakin ia akan kembali pada seri-seri terakhir untuk mengembalikan kepercayaan dirinya menghadapi musim depan."

Raffaele Pascarella, dokter yang mengoperasi The Doctor, mengatakan setidaknya pebalap itu butuh waktu 30-40 hari istirahat agar pulih 100 persen.

Karenanya, selain di GP Misano, ada kemungkinan Rossi bakal absen juga di GP berikutnya, yakni di Aragon, Spanyol, pada 24 September.

Direktur tim Movistar Yamaha, Massimo Meregalli menyatakan absennya Rossi adalah awan kelabu yang menutupi GP Misano.

"Kami akan merindukan dia. Jadi, kami berharap yang terbaik untuknya dan tak sabar melihatnya lagi secepat mungkin," kata Meregalli, dikutip MotorLands.

Yamaha tidak akan menurunkan pebalap pengganti Rossi di Misano. Oleh karena itu Maverick Vinales bakal memacu YZR-M1 sendirian.

Rossi menyatakan kekecewaannya karena tidak bisa menyapa dan menghibur para penggemar di rumahnya sendiri.

"Grand Prix San Marino 2017 sangat penting karena saya (seharusnya) bisa tampil di depan para penggemar saya," kata Rossi.

"Tetapi saya harus merawat diri dengan baik setelah cedera. ... Waktu penyembuhan takkan cepat. Namun saya akan mengupayakan segalanya untuk bisa segera kembali ke lintasan balap."

Sementara Andrea Dovisiozo, pebalap Ducati yang tengah memuncaki klasemen, menilai GP Misano tak akan semeriah biasanya karena absennya Rossi. Dovizioso pun kini disebut-sebut sebagai "tuan rumah" Misano.

"Datang ke Misano sebagai pemimpin kejuaraan sungguh fantastis, walaupun saya amat sedih karena Rossi tidak akan ada di sana. Seharusnya akan menjadi pertarungan yang hebat menghadapi dia," kata Dovizioso, dikutip AFP (h/t New Strait Times).
Next Post
No Comment
Add Comment
comment url